Musisi dunia yang sering layangkan kritik lewat sebuah lagu
ministory

Musisi dunia yang sering layangkan kritik lewat sebuah lagu

minikutumedia.com – Menciptakan sebuah lagu kadang memang didasari atas beberapa hal, entah itu sedang putus cinta dan berujung membuat jadi sebuah lagu yang mellow, ingin menyampaikan rasa suka pada orang lain. Nah para musisi dunia ini membuat sebuah lagu untuk menyampaikan keluhan atau protes terhadap sistem pemerintahan. Biasanya mereka menampar sistem pemerintahan lewat kata-kata dalam lagu.

Selain aksi, kata-kata memang mampu menusuk dalam jiwa, mengubah sebuah generasi serta abadi dalam ingatan.

Berikut ini Kutu akan kasih tahu beberapa musisi dunia yang menyuarakan kritikan lewat lagu.

Sex Pistols – “God Save The Queen” (1977)

Pelopor musik punk, Sex Pistols dulu lagunya pernah dilarang tayang, padahal single-nya tersebut mendunia. Yes, lagu God Save The Queen. Lirik lagunya memang dipenuhi sindiran yang ditujukan pada kebijakan monarki Ratu Elizabeth II yang dianggap sebagai bentuk rezim fasis. Judul lagunya diambil dari lagu kebangsaan Inggris dengan judul yang sama.

Sex Pistols bersuara dengan gaya mereka yang acak-acakan, sembrono sekaligus lantang. Mungkin sekarang, kita dapat dengan mudah mendengar track berdurasi tiga menit 20 detik ini, tapi pada tahun 1977, tidak semudah itu. Sex Pistols merilis God Save The Queen tepat di hari perayaan masa pemerintahaan Ratu Elizabeth II pada tahun 1977.

Ini dia Lirik lagu God Save The Queen mengandung arti yang sangat tajam.

“God save the queen
She’s not a human being
and There’s no future
And England’s dreaming.”

U2 – Sunday Bloody Sunday

Untuk mengenang kejadian tragis pada 30 Januari 1972, di kota Derry, Irlandia Utara, Bono dkk mengungkapkannya lewat lagu Sunday Bloody Sunday.

Lagu ini berisikan kecaman nonpartisipan dari pertumpahan darah bersejarah di Irlandia. Politik bukanlah sesuatu yang perlu didiskusikan di Irlandia.

Sunday Bloody Sunday masuk dalam album War yang diluncurkan pada Februari 1983. Lagu ini juga menjadi lagu protes paling terkenal yang selalu dinyanyikan U2 di setiap konsernya.

Bob Dylan – The Times They Are a-Changin

Lewat lagunya The Times They Are a-Changin, Bob Dylan menyuarakan protes terkait isu sosial pada tahun 1960-an.

Lagu ini dibuat saat Amerika Serikat menyerang Vietnam. Melalui lagu The Times They Are a-Changin, Bob Dylan mengajak kaum muda untuk lebih peka dengan masalah-masalah yang saat itu telah berkembang menjadi lebih buruk.

Pada saat itu, Bob Dylan menjadi salah satu ikon musisi pemberontak. Lagu-lagu yang  diciptakan pun menjurus soal isu-isu politik. Seperti hak-hak sipil warga kulit hitam Amerika Sertikat, anti perang, anti militerisme dan lainnya.

Berkat lagu The Times They Are a-Changin, Bob Dylan berhasil meraih Nobel Sastra 2016.

 

Minikutu Writer

NEXT EVENT

00
Days
:
00
Hours
:
00
Minutes
:
00
Seconds

Got a Questions?

Find me on Social Media or Contact me and I will get back to you as soon as possible.

Another Post

kings of leon

14 September 21

Suckseed

16 September 21

Prinsa Mandagie - #01

28 May 23

Related Post

ministory
03 / 02 / 16
Stereo Wall : Melanjutkan Kembali Proyek Yang Sempat Tertunda
Minikutumedia.com – Stereo Wall, band asal Jakarta yang beraliran Alternative Rock ini memiliki arti kata “SuaraDinding” yang berfilosofi bahwa musik mereka seperti suara yang besar dari kedua sisi dindingnya. Band yang terbentuk pertengahan 2012 ini berawal dari project Mamet, Rama dan rekan drummernya. Dikarenakan terjadi insiden kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya sang...
minikutu-dengerin-musik-metal0ada-manfaatnya
ministory
05 / 08 / 21
Ternyata dengerin musik metal ada manfaatnya loh
2732264
ministory
15 / 07 / 21
Radio edit itu apa sih?
Suckseed
ministory
16 / 09 / 21
Band keren ini cuma fiktif alias ada di film doang
legendaris
ministory
27 / 08 / 20
Musisi Legendaris Indonesia. Siapa sajakah mereka?
maxresdefault
ministory
13 / 11 / 21
Ini Dia Guitar Flying V yang Legendaris
ministory
26 / 12 / 15
perjalanan burgerkill dalam dunia industri musik
minikutumedia.com – Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Christian Franklin Muttler yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal...
suara-terdengar-lebih-merdu-saat-bernyanyi-di-kamar-mandi-ternyata-ini-lho-penyebabnya
ministory
19 / 05 / 21
Nyanyi di kamar mandi bisa bikin suara lebih bagus? Ini alasannya

About Me

Minikutu is the music news network on the planet that has been around since 2015

Another Post

1. Album Artwork

11 May 24

2

08 March 18

one-ok-rock-taking-off

20 November 16

My Instagram

Create With ♥ By Jedi Iriyanto | Copyright ©2022 Minikutumedia.com

This website uses cookies to ensure you get the best new experience on my website. Learn more